Wednesday, October 26, 2011

Suara Yang Hanya Sekadar Tinggal Suara


Wahai Khalifah di Muka Bumi!!


Kau telah terbuai oleh arena politik masa kini,

Sunnah telah jauh kau tinggalkan, kata kau “itu kuno”

Rakyat itu sedang meminta, rakyat itu sedang menderita!!

Aku kecewa..mereka kecewa..DIA sedang MURKA!


Suara yang hanya sekadar tinggal suara,

Suara pujian kau sebarkan,

Suara pujian kau hormat dan julang setingginya,

‘Rasuah’ itu yang kau mahukan!!??


Suara yang hanya sekadar tinggal suara,

Suara rintihan itu kau pekakkan,

Suara rintihan itu sekadar memenuhi bekas hitam,

Yang saban minggu kau lontarkan “tidak berguna”

Yang saban minggu kau keluhkan “kami sedang usaha”, “kami perlu masa”, “kami..kami..dan kami..”


Suara yang hanya sekadar tinggal suara,

“Kera di Hutan Disusukan, Anak di Rumah Mati Kelaparan”,

Kau telah terkenal seantero dunia, Tahniah! GAH namamu di ‘sana’,

Kau juga terkenal disini, tapi sungguh KEJI namamu di ‘sini’!!


Suara yang hanya sekadar tinggal suara,

“Ibarat Pahat Dengan Penukul”,

Mengapa selalu perlu ada faktor luar?

Demonstrasi itu tukulnya, tanggungjawabmu itu pahatnya,

TUKUL itukah yang kau mahukan??!


Suara yang hanya sekadar tinggal suara,

Kami bertanya mana musyawarah?

Kami bertanya mana geraknya?

Mana musyawarah? Mana gerakannya?


Disini kami bukan mengeluh,

Kami cuma terbitkan rasa kecewa,

Kami bermatian memerah keringat melepas titik-peluh,

Agar kelak generasi KITA merasa bahagia, riang ketawa.


Kami punya hak bersuara,

Kami terbitkan luluhnya jiwa,

Sekadar bersuara melepas kecewa,

Walaupun nanti SUARA YANG HANYA SEKADAR TINGGAL SUARA..


kfymzee Oktober 26, 2011 (0420)